ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT SPACEPromote your brand on SocialoudReach readers with a focused editorial placement.
Beranda/FIlm

Sampai Menangis Histeris Usai Syuting, Taskya Namya Akui Adegan Ini Jadi yang Terberat dalam Kariernya

17088-profil-taskya-namya-yang-dapat-roncean-melati-luna-maya
Instagram Tasya Namiya


 

Socialoud.Id - Aktris Taskya Namya membagikan pengalaman emosional yang dialaminya saat menjalani proses syuting film horor terbaru, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Ia mengaku sempat menangis tanpa henti hingga harus ditenangkan oleh asistennya setelah menjalani salah satu adegan yang sangat berat secara emosional.

Pengalaman tersebut diceritakan Taskya saat menghadiri konferensi pers film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Senin (26/10/2026). Dalam film ini, Taskya memerankan Marni, seorang perempuan yang harus menghadapi pengalaman traumatis di tengah perjuangannya untuk keluarga.

Taskya mengungkapkan bahwa adegan kekerasan seksual yang harus diperankannya menjadi bagian paling sulit selama proses syuting. Ia mengaku merasa sesak dan kesulitan mengendalikan emosinya ketika menjalani adegan tersebut di depan kamera.

Bahkan, setelah pengambilan gambar selesai, Taskya masih menangis hingga asistennya harus berusaha menenangkan dirinya. Ia menjelaskan bahwa adegan itu terasa sangat berat karena harus membayangkan dirinya berada dalam posisi Marni, seorang perempuan yang berjuang demi keluarganya tetapi justru mengalami pelecehan.

Bagi Taskya, tantangan tersebut bukan hanya soal menyampaikan emosi melalui akting, tetapi juga memahami kondisi psikologis karakter yang diperankannya. Ia berusaha mendalami perasaan Marni agar penderitaan dan pergulatan batin tokoh tersebut dapat tersampaikan dengan kuat kepada penonton.

Meski begitu, Taskya tidak menjalani proses tersebut sendirian. Ia mengapresiasi kehadiran intimacy coordinator Runny Rudiyanti yang bertugas membantu menjaga kenyamanan dan keamanan pemain saat melakukan adegan sensitif. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat berarti selama proses syuting berlangsung.

Peristiwa ini juga memperlihatkan bahwa pekerjaan seorang aktor tidak selalu semudah yang terlihat di layar. Di balik adegan yang hanya berlangsung beberapa menit dalam film, ada proses pendalaman karakter, persiapan emosional, dan kerja sama dengan tim produksi yang tidak sederhana.

Dalam film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, karakter Marni memiliki masa lalu tragis yang berkaitan dengan teror misterius di sebuah rumah tua. Ceritanya mengikuti Wulan, yang mulai mengalami kejadian aneh setelah pindah ke rumah tersebut bersama ibunya. Berbagai peristiwa menyeramkan perlahan mengungkap kisah kelam penghuni rumah sebelumnya.

Film garapan sutradara Hanny R. Saputra ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026. Selain Taskya Namya, film tersebut juga dibintangi Wavi Zihan, Yusuf Mahardika, Donny Alamsyah, dan Ruth Marini.

Pengalaman Taskya menjadi pengingat bahwa adegan yang terlihat nyata di layar membutuhkan proses panjang di balik kamera. Karena itu, dukungan dan perlindungan terhadap aktor selama menjalani adegan sensitif menjadi bagian penting dalam produksi film.

BagikanBagikan berita ini ke teman Anda

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy