
- Naomi Osaka kembali mencuri perhatian, bukan hanya melalui penampilannya di lapangan tenis, tetapi juga lewat busana unik yang dikenakannya. Petenis asal Jepang itu tampil mengenakan kimono rancangan khusus desainer Hana Yagi saat berlaga di Toray Pan Pacific Open, Tokyo, Selasa.
Penampilan tersebut menjadi kolaborasi kedua Osaka dengan desainer asal Tokyo itu sepanjang tahun ini. Sebelumnya, keduanya sempat bekerja sama pada Wimbledon Juni lalu, ketika Osaka tampil mengenakan kimono serba putih dengan desain elegan.
Kali ini, Osaka memilih kimono berwarna biru royal yang dihiasi detail ruffle putih serta motif burung bangau berkepala merah. Dalam budaya Jepang, burung bangau melambangkan umur panjang, perdamaian, dan keberuntungan.
Osaka mengungkapkan bahwa busana tersebut terinspirasi dari akar budaya Jepang yang juga menjadi latar belakang dirinya dan sang desainer. Ia mengaku senang dapat kembali bekerja sama dengan Yagi sekaligus menghadirkan sentuhan istimewa di hadapan publik tuan rumah.
"Busana ini sangat terinspirasi dari Jepang. Saya senang Yagi ingin kembali bekerja sama dengan saya. Sudah cukup lama saya tidak bermain di sini, jadi rasanya menyenangkan bisa menghadirkan sedikit pertunjukan," ujar Osaka dalam wawancara di lapangan.
Tak hanya sukses mencuri perhatian lewat penampilannya, Osaka juga meraih hasil positif di pertandingan. Unggulan ketujuh tersebut berhasil mengalahkan petenis Italia, Jasmine Paolini, pada babak pertama dan memastikan tempat di babak berikutnya.
Selanjutnya, Osaka dijadwalkan menghadapi petenis berusia 18 tahun, Mia Pohankova, juara tunggal putri Wimbledon junior 2025, pada Rabu.
Kolaborasi busana Osaka dan Yagi pun kembali membuktikan bahwa fashion dan olahraga dapat berjalan beriringan. Kimono bermotif bangau yang sarat makna keberuntungan itu menjadi salah satu penampilan paling mencuri perhatian dalam kembalinya Osaka ke turnamen di tanah kelahirannya.



Laisser un commentaire
Votre adresse e-mail ne sera pas publiée. Les champs obligatoires sont marqués *