ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT SPACEPromote your brand on SocialoudReach readers with a focused editorial placement.
Beranda/Local Business

Dua Bulan Pascakebakaran, Desa Wisata Adat Sade Mulai Kembali Didatangi Wisatawan

LOMBOK TENGAH, SOCIALOUD.ID — Aktivitas pariwisata di Desa Wisata Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai kembali terlihat setelah dua bulan kawasan tersebut dilanda kebakaran.

Sejumlah wisatawan asing kembali mengunjungi desa adat yang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata budaya di Lombok tersebut. Mereka terlihat berbincang dengan pemandu wisata sembari mengenal kehidupan masyarakat Suku Sasak.

Kehadiran wisatawan menjadi bagian dari proses pemulihan aktivitas pariwisata masyarakat setempat. Sebelumnya, kebakaran menghanguskan sejumlah rumah adat yang menjadi bagian dari kawasan wisata tersebut.

Di Desa Wisata Adat Sade, wisatawan dapat mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Suku Sasak, mulai dari tradisi, arsitektur rumah adat, hingga berbagai kebudayaan yang masih dipertahankan secara turun-temurun.

Pembangunan Rumah Adat Masih Berlangsung

Di tengah kembali bergeraknya aktivitas wisata, proses pembangunan rumah-rumah adat yang terdampak kebakaran masih berlangsung.

Dari total 75 rumah adat yang terdampak, progres pembangunan kembali dilaporkan telah mencapai sekitar 55 persen. Artinya, masih terdapat sejumlah bangunan yang proses pembangunannya belum selesai.

Pemulihan kawasan Sade tidak hanya menyangkut pembangunan kembali rumah adat yang rusak akibat kebakaran. Keberlangsungan kehidupan masyarakat dan aktivitas ekonomi warga yang bergantung pada sektor pariwisata juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.

Kembali datangnya wisatawan menjadi salah satu tanda bahwa aktivitas pariwisata di Desa Wisata Adat Sade perlahan mulai bangkit setelah peristiwa kebakaran.

Bagi masyarakat setempat, pemulihan kawasan wisata bukan hanya tentang mengembalikan bangunan yang terbakar, tetapi juga menjaga agar tradisi, kebudayaan, dan roda ekonomi masyarakat Suku Sasak tetap berjalan.

BagikanBagikan berita ini ke teman Anda

Để lại bình luận

Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *

Trải nghiệm của bạn trên trang web này sẽ được cải thiện bằng cách cho phép cookie Chính sách Cookie