ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT SPACEPromote your brand on SocialoudReach readers with a focused editorial placement.
Beranda/Event

Gabriel Prince Ajak Anak Muda Berani Berkarya, Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni

own enhanced icon_ phrrince on ig
gabriel Prince - Pinterest


 

Socialoud - id Memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, aktor sekaligus penyanyi Gabriel Prince mengajak anak muda Indonesia untuk tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga berani berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Ajakan tersebut disampaikan melalui acara PRINSIP Live on Stage, sebuah gelar wicara yang mempertemukan anak muda dengan sejumlah sosok inspiratif dari berbagai bidang. Acara ini berlangsung di Wisma Habibie dan Ainun, Jakarta, pada 24 Oktober 2026, sementara episode lengkapnya dirilis melalui kanal YouTube The Vanderheydes bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

Acara tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Coach Rheo, pakar kesehatan mental sekaligus pendiri DOA TIRTO, Bryant Frazer Kandani yang dikenal sebagai finisher Ironman termuda di Indonesia, serta Tamara Wu, pendiri Liberty Society yang masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2024.

Melalui pengalaman para narasumber, acara ini mengangkat pembahasan tentang perjalanan meraih kesuksesan, prinsip hidup, hingga pentingnya memberikan manfaat bagi orang lain. Pesannya sederhana: kesuksesan bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menggunakan kemampuannya untuk membawa perubahan positif.

Gabriel Prince berharap anak muda Indonesia semakin kreatif, mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, dan memiliki pola pikir yang terus berkembang atau growth mindset. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda dapat diterapkan melalui kemauan untuk belajar, berkolaborasi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menariknya, acara ini juga mengajak peserta merenungkan satu pertanyaan sederhana: “Prinsip apa yang kamu pegang sekarang?” Pertanyaan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang perlu mengenali nilai-nilai yang diyakini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan yang semakin ketat, anak muda memiliki banyak kesempatan untuk berkembang. Namun, kesempatan tersebut perlu diiringi keberanian untuk mencoba, kemauan untuk terus belajar, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui inisiatif ini, Gabriel Prince ingin menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Memulai karya, saling mendukung, dan memberikan kontribusi positif dari lingkungan terdekat pun bisa menjadi langkah berarti bagi masa depan Indonesia.

BagikanBagikan berita ini ke teman Anda

Để lại bình luận

Địa chỉ email của bạn sẽ không được công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *

Trải nghiệm của bạn trên trang web này sẽ được cải thiện bằng cách cho phép cookie Chính sách Cookie